Suara.com - Wakil Ketua Umum Bidang Ideologi Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri membantah apabila susunan tim pemenangan bakal capres-cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sudah rampung. Sebelumnya sempat beredar daftar nama tim pemenangan Prabowo Subianto di sosial media.
Rachmawati menjelaskan, DPP Partai Gerindra masih menggodok nama-nama tokoh yang akan masuk ke dalam tim kampanye nasional Prabowo-Sandiaga.
"Yang selama ini beredar itu tidak resmi dari kita. Dari DPP belum pernah merilis adanya tim pemenangan, baru kita bicarakan," kata Rachmawati di Gedung DPP Gerindra, Jalan Jl. Harsono RM, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (20/8/2018).
Dirinya pun meminta publik untuk tidak percaya dengan daftar yang sempat beredar di sosial media itu. Ia mengharapkan untuk sabar menunggu sampai DPP Partai Gerindra mengumumkannya secara resmi.
"Jadi nanti, saudara tunggu saja pengumuman resmi. Jadi jangan seperti kemarin, itu saya bantah, itu hoax," tegas Rachmawati.
Sebelumnya bantahan tersebut dilontarkan oleh penceramah tersohor Ustaz Abdul Somad (UAS). Dalam akun instagram resminya, UAS mengunggah potongan gambar sebuah pesan singkat Whatsapp (WA).
Di dalam potongan gambar tersebut menampilkan daftar 107 nama tim juru kampanye nasional, seperti nama Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua PAN Zulkifli Hasan, termasuk nama UAS. Ustaz kondang itu dengan tegas membantah bahwa dirinya masuk ke dalam tim pemenangan Prabowo-Sandiaga.
Berita Terkait
-
Usai Bertemu Said Didu, Mahfud: Saya Tak akan Jadi Timses Manapun
-
Pilpres 2019 Tak Main SARA, Prabowo-Sandiaga Utamakan Isu Ekonomi
-
Bawaslu Panggil Andi Arief Terkait Polemik Mahar Politik Sandiaga
-
Gagal Dampingi Jokowi, PSI Dukung Mahfud MD Jadi Cawapres 2024
-
Tak Ciut Kekuatan Petahana, Sandiaga: Ingat Pilgub DKI Jakarta
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan