Suara.com - Nama pengusaha Erick Thohir keluar sebagai salah satu nominator Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden Ma'ruf Amin. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma'ruf, Lodewijk Freidrich Paulus.
"Yang jelas Pak Erick masuk nominasi menjadi salah satu ketua tim kampanye nasional, salah satu nominator," ujar Lodewijk di Posko Cemara, Jalan Cemara Nomor 19, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/9/2018).
Meski begitu, kandidat Ketua TKN Jokowi-Maruf tidak hanya Erick. Namun ia enggan membeberkan siapa kandidat lain selain Erick.
"Kan banyak cerita yang dulu-dulu. Terakhir kan saya katakan salah satu ada kandidat baru yang keluar ini Pak Erick, sebelumnya banyak," kata dia.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar itu menuturkan partainya tak masalah kalau Erick yang akan menjadi Ketua TKN. Menurutnya, setiap organisasi memiliki tujuan yang dicapai, dalam hal ini memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf.
"Berorganisasi jelas ada yang memimpin, ada anggotanya ada tujuan yang ingin dicapai, kita tetep memegang siapa pimpinan kita akan loyal, kemudian jelas kita satu tujuan kita ada organisasi mari kita berorganisasi nggak ada masalah," ucap Lodewijk.
Lebih lanjut Lodewijk mengatakan, keputusan penunjukkan Ketua TKN merupakan kewenangan Jokowi. Ia memastikan dalam waktu dekat, pasangan Jokowi-Ma'ruf akan mengumumkan Ketua TKN.
"Pada dasarnya itu yang memutuskan Pak Jokowi - Ma'ruf, saya pikir tidak dalam waktu lama lagi diumumkan," tandasnya.
Baca Juga: Sandiaga ke Kabinet Jokowi: Jangan Campur Ekonomi dan Politik
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim