Suara.com - Pasangan Bakal Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan membentuk tim khusus mengatasi turbulensi ekonomi yang terjadi saat ini.
"Kita akan membentuk tim khusus untuk turbulensi ekonomi ini," kata Sandiaga di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2018) malam.
Tim tersebut bertugas untuk mengambil langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ekonomi yang terjadi.
Harapannya masyarakat ini bersatu, agar permasalahan bangsa ini bisa dikanalisasi dan tidak terperosok lagi masuk ke hal-hal yang lebih pesimis sehingga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi dan kepercayaan masyarakat terhadap lapangan pekerjaan ke depan semakin tidak tergerus.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan saat ini Indonesia memang belum masuk ke krisis ekonomi, masih pada tahap turbulensi ekonomi.
"Mari, Pak Prabowo mengajak kita untuk bersatu padu. Talenta-talenta terbaik bangsa kita berkumpul untuk memberikan solusi khususnya lapangan kerja ini," kata Sandiaga dilansir dari Antara.
Ditambahkannya bahwa isu ekonomi yang dihadapi di masyarakat khususnya di lapisan menengah, dan menengah ke bawah adalah isu yang berkenaan dengan kepercayaan mereka, optimisme yang hampir tidak ada. Jadi yang bisa dilihat bahwa sekarang level kepercayaan masyarkat, atas ketersediaan lapangan kerja itu sudah masuk ke level yang pesimis.
Pihaknya saat ini lagi mencoba melihat data-data yang bisa dibuat referensi terutama data yang dirilis Bank Indonesia. Seperti indeks agar kepercayaan masyarakat terhadap lapangan kerja, apakah masih tersedia, dan sikap itu masuk ke level pesimis.
"Ini saya laporkan ke Pak Prabowo dan Pak Prabowo mengatakan ini harus digali terus oleh tim ekonomi kita, pak Kwik Kian Gie yang salah satunya kita minta untuk mendalami tentang lapangan pekerjaan yang menjadi kekhawatiran masyarakat itu," kata Sandiaga.
Baca Juga: AS Tuduh Pemerintah Venezuela Penyebab Rakyatnya Krisis Pangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan