Suara.com - Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengatakan kabar merapatnya mantan Menteri Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Kwik Kian Gie ke kubu Prabowo-Sandiaga tak ada sangkut pautnya dengan partai politik. Hal tersebut murni kesedian dari Kwik Kian Gie dalam menyumbangkan pikirannya demi perekonomian Indonesia mendatang.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut menilai jika sosok Kwik Kian Gie begitu memahami isu ekonomi rakyat. Hal tersebut sangat berkaitan dengan fokus pasangan Prabowo-Sandiaga ketika kampanye nanti.
"Jadi ini tidak ada urusan dengan partai. Ini murni putra putri bangsa yang ingin menyumbang pemikirannya ke kita. This is beyond politics. Penyelamatan ekonomi menjadi satu tugas seluruh elemen bangsa," ujar Sandiaga di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya Nomor 62, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).
Sandiaga mengatakan jika Kwik Kian Gie merupakan penasehatnya di bidang ekonomi selama lima tahun terakhir. Ketertarikan Kwik atas wacana ekonomi rakyat, sebut Sandiaga, lantaran Kwik Kian Gie ingin memastikan kondisi ekonomi Indonesia nantinya dapat membuka peluang lapangan pekerjaan dan usaha lebih luas.
"Khususnya dalam keadaan turbulensi ekonomi ini dia pernah menghadapinya. Ini menjadi hal yang sangat sentral dan strategis," Jelasnya.
Sandiaga mengatakan kondisi umur Kwik Kian Gie yang telah sepuh tak memungkinkan lagi untuk aktif tampil di depan publik. Dirinya menyebut Kwik Kian Gie ditunjuk sebagai narasumber atau key advisor bagi pasangan Prabowo - Sandiaga.
"Pak Kwik Kian Gie kan sudah sangat sepuh sudah 80 tahun ke atas nggak mungkin juga dia aktif. Jadi selama ini memang menjadi narasumber kami, menjadi key advisor saya dan pak Prabowo," tutur Sandiaga.
Berita Terkait
-
Terpilih Jadi Bakal Cawapres, Sandiaga: Asli Erick Thohir Nangis
-
Iklan Jokowi di Bioskop, Prabowo - Sandiaga Diminta Pamer OK OCE
-
Layani Makan Gratis Kaum Duafa, Sandiaga Takut Disebut Pencitraan
-
Ke Prabowo atau Jokowi, Gatot Nurmantyo: Biarkan Saya di Tengah
-
Sebelum Memilih Jokowi atau Prabowo, Yenny Wahid Akan Lakukan Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!