Suara.com - Peneliti dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Adjie Alfarabie mengatakan, katagori pemilih generasi milenial atau anak muda di Indonesia di Pilpres 2019 untuk usia di bawah 40 tahun cukup besar.
"Dari populasi kalau generasi milenial itu kami buat kategori usia bawah 40 tahun, maka survei kita ada 30 persen di pemilu," kata Adjie dalam diskusi bertemakan 'Berebut Suara Milenial' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/9/2018).
Menurut Adjie, anak-anak muda kini cukup potensial. Partai politik mencari mencari strategi khusus dalam merebut hati para pemilih muda di Pilpres 2019 nanti.
"Dengan base yang cukup besar ini pemilih potensial merupakan kantong besar yang diperebutkan capres, ini pemilih (generasi milenial) cukup kuat maka kemungkinan menang besar," ujar Adjie.
Adjie menyebut dalam pilpres 2014 lalu, anak-anak muda masih belum menjadi sorotan bagi partai politik untuk melambungkan suara partai. Tapi, karena ada perubahan yang dipengaruhi oleh media massa, kini anak- anak muda menjadi pemilih yang cukup penting.
"Kalau kita bicara dukungan, dukungan milenial belum berbasis isu, karena peneliatan sebelumnya, belum ada isu yang dilempar masing-masing calon dan dikonsumsi secara luas untuk jadi pertimbangan. Memang dalam survei, Jokowi masih unggul," imbuh Adjie.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek
-
Bela Nasib Karyawan Malah Dipukul, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiaya Waketum PSI Bro Ron
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai
-
Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas
-
Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya
-
KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa
-
Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat