Suara.com - Badan Kepegawaian Negara meminta kepada para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil alias CPNS 2018, untuk segera mempersiapkan berkas pendaftaran. Pasalnya, paling cepat pada 26 September pendaftaran online secara resmi dibuka.
Kepala Biro Hubungan Kemasyarakatan BKN Mohammad Ridwan mengatakan, ada sejumlah berkas yang harus dipersiapkan oleh pelamar sebelum pendaftaran online resmi dibuka. Hal itu perlu dilakukan agar peluang bisa lolos seleksi berkas menjadi besar.
"Persyaratan generik, siapkan hasil scan (pemindai) foto berlatar warna merah atau biru, scan KTP, scan Kartu Keluarga, ijazah terakhir dan transkrip nilai juga discan," kata Ridwan saat ditemui di Gedung BKN, Jakarta Timur, Rabu (19/9/2018).
Ridwan menambahkan, sebagai catatan penting untuk para pelamar, diminta untuk scan semua berkas asli, bukan hasil fotokopi. Pasalnya, hal itu akan menyulitkan para verifikator untuk memverifikasi keabsahan berkas.
"Jadi help me to help you (tolong saya untuk membantu kalian). Scan semuanya yang asli, bukan fotokopi, karena tahun sebelumnya ada yang scan hasil fotokopi tidak jelas, sehingga tidak lolos seleksi berkas," ungkap Ridwan.
Ridwan menegaskan, pihaknya juga telah memastikan para verifikator untuk bisa memverifikasi berkas secara benar, teliti dan bertanggung jawab.
Ia meminta agar para verifikator yang berasal dari pemerintah daerah masing-masing bisa menentukan pilihan secara bijak.
"Mohon verifikator dibantu, jangan sampai mengambil keputusan yang salah. Misal scan ijazah agak miring, sedikit tolong dipastikan itu klir ya atau tidak," tutupnya.
Baca Juga: Dapat Bonus Rp 1,5 M Emas Asian Games, Eko Ingin Buka Usaha Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
Terkini
-
Muzani Pimpin Yel-yel di Senayan: Gerindra Menang, Prabowo Presiden, Presiden Dua Periode!
-
Mau Digaji Berapa Pun Tetap Korupsi! Anggota DPR Soroti Mentalitas Hakim Usai OTT di PN Depok
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Tiba-Tiba Dinonaktifkan, DPR Soroti Dampak Fatal pada Pasien Gagal Ginjal
-
Siap-siap! Kejagung Bidik Mantan Bos BUMN Akal-akalan Usai Warning Keras Prabowo
-
Wamensos Salurkan Santunan Duka Korban Longsor Cisarua
-
Gegap Gempita Jakarta Sambut Imlek: Ada 'Kuda Raksasa' hingga Festival Barongsai di Sudirman-Thamrin
-
Wamensos Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Alarm Keras, Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci?
-
Terjerat Utang Judi Online, Pria di Boyolali Rampok Tetangga dan Bunuh Bocah 6 Tahun
-
Kartu BPJS Kesehatan PBI Tiba-tiba Nonaktif? Jangan Panik, Begini Cara Mudah Mengaktifkannya Kembali
-
Mahkamah Agung Konfirmasi Penangkapan Wakil Ketua PN Depok dalam OTT KPK