Suara.com - Seorang remaja bernama Yuda Aditya (17) menjadi korban pembacokan kebringasan geng motor. Diduga, Yuda dikeroyok oleh anggota geng motor yang berjumlah 10 orang di bawah Jembatan Santung, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Minggu (23/9/2018) kemarin.
Akibat kejadian itu, Yuda mengalami luka cukup parah pada bagian kepala dan tangannya karena hujaman senjata tajam.
"Saat itu, korban hendak pulang, setibanya di bawah jembatan santung ia dikeroyok segerombolan pemuda," kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Erna Ruswing, Senin (24/9/2018).
"Lukanya cukup parah, kepala luka bacok, tangan jemarinya putus," ujarnya.
Beruntungnya, kata Erna, warga yang melihat Yuda terbaring tak berdaya lansgung membawanya ke RS Hermina yang ada di Galaxy, Bekasi Selatan. Oleh tim medis, ia mendapatkan perawatan intensif meski sempat tak sadarkan diri.
"Korban sempat tidak sadarkan diri, saat ini sudah sadar, penyidik pelan-pelan telah meimntai keterangan. Soalnya, sebelum tak sadarkan diri, korban sempat menyebut sebuah nama yang diduga adalah pelaku," jelas dia.
Saat ini, erna mengaku jika penyidik telah mendapatkan ciri-ciri para pelaku yang menganaiaya Yuda hingga kritis.
"Sudah kami kantongi para pelaku, kami akan tangkap dalam waktu dekat," tandasnya.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Baca Juga: Kesal Ditanya Kapan Kawin? Jafar Bacok Calon Suami Eks Istrinya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Cak Imin: Bencana Bertubi-Tubi Bisa Picu Kemiskinan Baru
-
Sulteng Dibidik Jadi Pasar Wisatawan China, Kemenpar Dukung Penerbangan Langsung ke Palu dan Luwuk
-
Miris, Masih Ada Orang Tua Pilih Damai Kasus Kekerasan Seksual: DPR Soroti Dampaknya bagi Anak
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji