Suara.com - Facebook mengaktifkan layanan Safety Check atau Pemeriksaan Keselamatan pasca bencana gempa Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9.2018) sore.
Layanan ini sangat membantu bagi pengguna untuk mencari tahu informasi kondisi terkini kerabat yang terkoneksi akun Facebook ketika berada di lokasi bencana dengan cepat.
Seperti diwartakan Antara, cara kerja layanan ini ketika Facebook mendeteksi bencana alam di suatu area, lalu Facebook akan mengaktifkan fitur tersebut di beranda akun pengguna.
Pengguna Facebook diberikan dua opsi pilihan, pertama pengguna bisa mengonfirmasi keselamatannya. Opsi kedua adalah pengguna bisa menjawab tidak sedang berada di area bencana.
"Kami harap masyarakat di sekitar area bencana dapat merasa terbantu dengan adanya fitur ini untuk memberitahukan kerabat dan keluarga mereka bahwa mereka berada dalam keadaan selamat," ujar Facebook dalam keterangan tertulisnya yang diterima Antara, Sabtu.
Bagi pengguna yang hendak memastikan keselamatan kerabat di area bencana tinggal membuka laman "Penanggulangan Krisis" di Facebook. Setelah dibuka, nanti akan muncul di feed terkait berita dari media, foto, video, hingga postingan terkait bencana, serta informasi soal kerabat pengguna Facebook yang terkena dampak pada bencana.
Hingga saat ini, sudah lebih dari 250 permintaan bantuan yang masuk melalui Community Help
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan