Suara.com - Ratusan PNS di lingkungan Pemkot Cilegon, Banten, berebut absensi yang menggunakan fingerprint seusai mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Senin (1/10/2018).
Ironisnya, para abdi negara tersebut tak sabar sehingga saling berebut dan menyebabkan alat fingerprint menjadi rusak.
Bahkan, akibat berdesak-desakan, salah seorang PNS perempuan pingsan karena diduga tak kuat berdesak-desakan.
Ditambah Fingerprint yang disediakan sekitar empat lokasi ada yang rusak, alhasil PNS menumpuk pada fingerprint yang masih berfungsi.
“Harus cepat-cepat absensi Fingerprint, kalau tidak nanti kena potong honornya,” ujar salah seorang ASN yang enggan disebutkan namanya seperti diberitakan Bantennews—jaringan Suara.com.
Dia menyatakan, bahwa fingerprint harus tepat waktu, sehingga dia rela berdesak-desakan. “Tadi yang pingsan itu mungkin belum sarapan,” katanya.
Berita ini kali pertama diterbitkan Bantennews.co.id dengan judul “Fingerprint Rusak, ASN Pemkot Cilegon Berebut Absensi Hingga Pingsan”
Berita Terkait
-
Belum Bayar Gaji ke - 13 PNS, Pemkot Surabaya Terancam Sanksi
-
Nekat Salip Tronton, Madjunah Jatuh Masuk Kolong dan Terlindas
-
Napi Teror Bom Pengadilan Negeri Serang karena Sakit Hati
-
Peneror Bom Pengadilan Negeri (PN) Serang Kirim SMS dari Penjara
-
Ini Identitas Peneror Bom Pengadilan Negeri (PN) Serang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan