Suara.com - Massa 212 yang akan berbondong-bondong datang ke Polda Metro Jaya untuk menemani Amien Rais mengaku tidak mempunyai harapan apa pun. Massa 212 hanya ingin mengawal pemeriksaan Amien Rais sebagai saksi kasus hoaks Ratna Sarumpaet.
Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212, Bernard Abdul Jabbar mengklaim ada 1.000 orang yang akan membela Amien Rais saat diperiksa di Polda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018) hari ini. Mereka akan melakukan aksi di depan Polda Metro Jaya.
Bernard menjelaskan selain massa 212, seluruh elemen ormas Islam akan berangkat dan mengawal pemeriksaan Amien Rais di Polda Metro Jaya.
"Kita mengawal saja, tidak ada harapan apa-apa," kata Bernard di Masjid Al Munawwar, Pancoran, Jalarta Selatan, Rabu (10/10/2018).
Rencananya, Amien Rais akan dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus hoaks Ratna Sarumpaet oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu (10/10/2018).
Terkait pemeriksaan itu, sejumlah massa solidaritas akan mendukung Amien dan menggelar aksi di depan Polda Metro Jaya. Amien Rais diinformasikan akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya setelah sebelumnya berhalangan hadir karena alasan jadwal pemanggilan yang mendadak dan acara yang harus dihadiri cukup padat.
Amien Rais sempat menyampaikan pernyataan kepada media terkait pengakuan Ratna Sarumpaet yang menjadi korban pengeroyokan di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat pada 21 September 2018.
Namun, Ratna Sarumpaet mengaku cerita pengeroyokan itu merupakan informasi bohong dan sama sekali tidak terjadi. Terkait hal itu, anggota Polda Metro Jaya menangkap Ratna Sarumpaet saat hendak terbang ke Cile di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten pada Kamis (4/10/2018).
Baca Juga: Mobil Raisa Ikut Disiagakan Sambut Amien Rais dan Massa 212
Berita Terkait
-
Mobil Raisa Ikut Disiagakan Sambut Amien Rais dan Massa 212
-
Massa 212 Klaim Ada 1.000 Orang yang Bela Amien Rais ke Polda
-
FPI Pakai Mobil Kemanusiaan Antar Massa 212 Dukung Amien Rais
-
Jelang Pemeriksaan Amien Rais, 3.284 Polisi Siaga di Polda Metro
-
Massa 212 Sudah Kumpul di Masjid Pancoran untuk Antar Amien Rais
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!