Suara.com - Aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya telah bersiap mengamankan aksi massa dari Persaudaraan Alumni atau PA 212 yang mengawal pemeriksaan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Rabu (10/10/2018) hari ini.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar langsung memimpin apel gelar pasukan pengamanan tersebut.
Amien Rais dijadwalkan akan diperiksa hari ini di Mapolda Metro Jaya. Mantan Ketua Umum PAN itu sedianya diperiksa sebagai saksi atas kasus berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet.
"Ada beberapa simpatisan yang akan mengantar beliau (Amien Rais) ke polda ini, dan kemungkinan diperkirakan 500 orang," kata Indra saat memimpin apel pasukan pengamanan.
Untuk diketahui, Indra merupakan perwira polisi yang pernah mengumandangkan azan atau menjadi muazin salat berjamaah saat aksi bela Islam pada Desember 2016 lalu. Demo yang dicetuskan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) itu menuntut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk mundur dari jabatan Gubernur DKI Jakarta karena dianggap telah menodai agama terkait Surat Al Maidah ayat 51.
Dalam apel ini, Indra meminta kepada aparat polisi untuk mengantisipasi gangguan yang timbul ketika massa sudah datang ke Polda Metro Jaya. Dia meminta ribuan personel melakukan pengamanan secara optimal selama massa PA 212 mengawal Amien Rais.
"Tentunya kita melakukan pengamanan objek khususnya Polda Metro Jaya untuk mengantisipasi hal-hal tak terduga karena membawa massa. Pengamanan ini harus sebaik-baiknya," imbuh Indra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat