Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaiakan ucapan terima kasih pada rektor dan pimpinan perguruan tinggi di Indonesia yang ikut membantu pemerintah dalam penanganan gempa dan tsunami di Indonesia. Jokowi mengatakan perguruan tinggi ikut membantu dalam penanganan bencana alam di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah.
Ini disampaikan Jokowi saat menerima seluruh pejabat eselon I, eselon II, pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
"Saya tahu di NTB misalnya, (perguruan tinggi) mengirim insinyur-insinyur, teknik sipil, ada yang mengirim tim medis. Di palu ada yang kirimkan psikolog. Juga bantuan pangan dan obat-obatan," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/10/2018).
Selain itu, perguruan tinggi di Indonesia, kata Jokowi, juga ada yang memberikan beasiswa dan menawarkan transfer SKS pada mahasiswa korban bencana alam.
"Transfer mata kuliah. Ini sangat membantu mahasiswa kita yang ada di wilayah bencana tadi. Saya kira ini contoh kecil bahwa perguruan tinggi Indonesia berupaya untuk relevan dan kontributif," jelas Jokowi.
Dalam pertemuan ini Kepala Negara didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan