Suara.com - Yayasan Perempuan untuk Negeri (PUN) menggelar drama musikal berjudul Bunga Terakhir Badai dan Kasih, di Ciputra Arpreneur Theater, Lotte Shopping Avenue, Jalan Prof. DR. Satrio No.Kav. 3-5, Kuningan, Karet Kuningan, Minggu 21 Oktober 2018.
Pertunjukan drama musikal, yang naskahnya ditulis oleh Titien Wattimena ini, mengulang sukses pagelaran sebelumnya, yaitu Badai Kasih dan Prahara Cinta Badai Kasih, pada 2013 dan 2016 .
Drama ini merupakan kelanjutan, alias sekuel dari pementasan sebelumnya, yang menampilkan Miller Khan dan Yanti Airlangga sebagai pemeran utama. Drama musikal yang disutradarai oleh Ari Tulang dan Sidi Salih ini juga menggandeng musisi, Bebi Romeo, dan dibantu Harry Goro, sebagai penata musik..
Widyawati, produser drama musikal ini mengatakan, pertunjukkan ini merupakan sumbangsih perempuan terhadap bangsa dan negara. Adapun dana hasil penjualan tiket drama musikal tersebut akan disumbangkan kepada korban gempa Lombok.
Di akhir pertunjukan, Ketum Perempuan untuk Negeri, Yanti Airlangga dan Nora dari Oase menyerahkan bantuan untuk korban bencana di Sulteng, sebagai hasil penggalangan dana melalui drama musikal Bunga Terakhir, Badai dan Kasih, yang kemudian diterima oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Hartono Laras, yang mewakili Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita.
Berita Terkait
-
Gibran Turun Gunung, Cicilan Utang Korban Gempa NTT Bakal Dapat Kelonggaran
-
RS Lapangan Ruteng Resmi Beroperasi untuk Korban Gempa NTT
-
Gibran Salat Jumat Bareng Korban Gempa NTT, Doakan Kekuatan untuk Warga Terdampak
-
Jumlah Pengungsi Gempa NTT Terus Naik, Sudah Capai 92.735 Orang
-
Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik