Suara.com - Acara Apel Akbar Hari Santri Nusantara ke-4 di Lapangan Benteng Vesternburg Solo pada Sabtu (21/10/2018) malam tak hanya menjadi panggung bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun juga sang cucu yakni Jan Ethes.
Apel Akbar yang dihadiri sekitar 30 ribu lebih santri dari seluruh Indonesia itu tampak makin meriah dengan aksi sang cucu presiden. Di saat para santri tengah fokus memperhatikan pidato Jokowi, tiba-tiba perhatian mereka pecah dan tertuju pada tingkah laku kocak cucu pertama Jokowi, Jan Ethes.
Putra dari Gibran Rakabuming yang ikut hadir dalam acara itu tertangkap kamera berlari-lari di sisi belakang para tamu kehormatan, bertepatan saat eyangnya yakni Presiden Jokowi tengah berpidato.
Akibat ulang sang cucu presiden itu, tiga orang Paspampres tampak turun tangan mengejar Jan Ethes yang berlarian dari sisi pangung yang satu ke sisi yang lain.
Momen kocak sang cucu presiden itu sempat terekam kamera dan diunggah di akun Facebook bernama Ezki Suyanto.
"Tiga paspampres jaga Jan Ethes yang pecicilan.." tulis akun Ezki Suyanto dalam captionnya.
Dalam video tersebut, Jan Ethes tampak enggan diajak turun bersama untuk kembali bersama tamu undangan lainnya. Tiga anggota Paspampres yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan itu tampak sabar membujuk cucu presiden itu agar tidak berlarian di atas panggung.
Sontak aksi kocak sang cucu presiden itu menuai banyak komentar lucu dari para pengguna Facebook.
"Eyang Kakung dan cucu sama-sama sama-sama doyan kabur dari Paspampres," tulis Santy Adhitrisna memberikan komentar.
Baca Juga: Heboh Pembakaran Bendera Tauhid, #BubarkanBanser Jadi Trending
"Udah bosan dia, gak peduli ama urusan eyang. Lucu banget sik," ujar Romawaty Sinaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?