Suara.com - Jamal Khashoggi, wartawan yang dibantai dan dimutilasi di kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, ternyata sedang mengurus rencana pernikahannya dengan sang tunangan.
Dikutip Dailymail, 2 Oktober 2018 lalu Khashoggi tertangkap kamera CCTV masuk ke kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul untuk mengurus dokumen pernikahannya.
Disayangkan, rencana menikah Jamal Khashoggi berujung tragedi. Alih-alih mengurus dokumen pernikahan, nyawanya justru hilang direnggut dengan biadab oleh 15 orang bertubuh tegap yang diduga merupakan orang suruhan Saud Al-Qahtani.
Saud Al Qahtani merupakan mantan penasihat kerajaan yang juga tangan kanan Putera Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.
Kashoggi sendiri dikenal wartawan senior yang kerap mengkritik kebijakan pemerintah Arab Saudi.
Paling baru, pembunuhan jurnalis senior Arab Saudi, Jamal Khashoggi, di gedung konsulat pemerintah Saudi di Instanbul, Turki rupanya disiarkan secara langsung via Skpe, demikian diwartakan Reuters, Selasa (23/10/2018).
Khashoggi terlihat dalam kondisi hidup terakhir kali saat memasuki gedung konsulat Arab Saudi di Instanbul, Turki pada 2 Oktober lalu. Menurut sejumlah sumber dan rekaman CCTV, di dalam gedung konsulat ia sudah ditunggu oleh 15 orang agen yang dikirim oleh Riyadh.
Dua orang sumber kerajaan Saudi mengatakan bahwa operasi itu dikepalai oleh Saud al-Qahtani, yang dikenal sebagai orang dekat Putera Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.
Meski demikian Qahtani tidak berada di lokasi pembunuhan, tetapi ia menyaksikan langsung dan bahkan memberikan perintah kepada para algojo via Skype.
Menurut laporan seorang sumber lain dari badan intelijen Saudi, Qahtani sempat melempar hinaan pada Khashoggi yang dibalas dengan berani oleh wartawan senior berusia 60 tahun itu.
"Bawakan saya kepala anjing itu," demikian salah satu perintah Qahtani kepada para agen Saudi dalam rekaman itu.
Berita Terkait
-
Pertama Dalam 75 Tahun, Arab Saudi Bakal Gelap karena Gerhana Matahari Total
-
Arab Saudi Galang 14 Negara Lindungi Jalur Minyak dari Ancaman Houthi Yaman
-
Arab Saudi Akan Melawan Jika Infrastruktur Energinya Diserang Rudal Milisi Pro Iran
-
Kenapa Arab Saudi Akhirnya Terlibat Perang di Timur Tengah?
-
Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan