Suara.com - Ketua DPRD Bangka Belitung Didit Srigusjaya meneteskan air mata seraya mengucapkan belasungkawa saat memimpin sidang paripurna Raperda RZWP3K, Selasa (30/10/2018), karena enam legislatornya menjadi korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di lautan.
"Kami dari DPRD Babel berduka karena rakyat kita berduka. Selain enam anggota kami yang turut menjadi korban di Lion Air JT610, banyak rakyat Babel juga yang menjadi korban," katanya seraya meneteskan air mata, sebelum memimpin sidang paripurna istinewa, di Pangkalpinang, Selasa.
Ia menjelaskan, enam anggota DPRD Babel yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 yakni, HK Junaidi Ketua komisi IV, Dolar dan Mugni anggota Komisi II, Muktar Rasyid dan Mudiman anggota Komisi III, Eling Sutikno, Cessa dan M Syafei staf sekwan DPRD Babel.
"Enam anggota kita dan dua staf DPRD menjadi korban jatuhnya Lion Air JT610. Mari kita berdoa semoga mendapat sisi layak, diampuni dosanya dan mendapat surga di sisi-Nya," ujarnya.
Untuk keluarga korban yang ditinggalkan, Didit berharap semoga keluarga korban mendapat ketabahan menghadapi musibah ini.
"Marilah kita berdoa diawali Alfatihah untuk para korban dan Semoga seluruh keluarga korban mendapat ketabahan," ujarnya.
Namun, pada Selasa (29/10), dua anggota DPRD Babel bernama Junaidi dan Dolar diketahui terhindar dari kecelakaan jatuhnya Lion Air JT 610 rute Jakarta menuju Kota Pangkalpinang, karena dilaporkan ketinggalan pesawat.
"Dolar dan Junaidi awalnya dijadwalkan naik Lion Air, namun ketinggalan pesawat sehingga terhindar dari kecelakaan," kata Gus, keluarga Junaidi melalui telepon seluler kepada Antara, Senin.
Baca Juga: Perjalanan Cinta Maia Estianty Hingga Berlabuh ke Irwan Mussry
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat