Suara.com - Muhammad Husni Fadhil belum mau mengubur impiannya untuk menyunting Mery Yulianda, gadis yang sejak lama ia idam-idamkan sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya.
Mery Yulianda adalah satu dari enam pramugari yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).
Keberadaan Mery hingga kekinian belum diketahui. Tim gabungan masih melakukan pencarian seluruh penumpang pesawat nahas tersebut, yang tenggelam di wilayah perairan Pantai Pakis.
Namun, Fadhil, melalui akun Instagram pribadinya, tetap berharap sang kekasih selamat sehingga bisa melangsungkan prosesi lamaran.
”Setiap sujud aku salalu mendoakan kamu sayang. Aku memohon dan berharap kepada Allah, untuk mengatukan kita. Sampai kamu menjadi penyemangat hidup aku, dan untuk cita-cita kita bersama ke depan. Kamu ingin jadi istri aku, dan aku juga ingin kamu menjadi ibu buat anak kita nanti,” tulisnya.
Fadhil mengakui, kecelakaan yang melibatkan kekasihnya di luar keinginan dirinya maupun Mery.
”Tapi Allah berkehendak lain, setiap langkah dan tujuan, aku selalu memohon kepada Allah untuk bisa bersama kamu kembali, untuk kita ke depan. Tak ada seorang pun yang bisa menggantikan kamu sayang. Bagaimana keadaanmu, aku akan tetap terima kamu apa adanya.”
”Kamu harus kembali bulan April 2019, kita akan lamaran sayang, kamu kembali ya sayang.”
Sebelum tragedi itu terjadi, pada hari yang sama, Mery sempat menginformasikan kepada Fadhil bahwa dirinya sudah berada di mobil kecil.
Baca Juga: Depresi, Bapak dan Anak Kompak Tewas Gantung Diri di Dapur
"Aku dah di mobil kecil ya."
Setelahnya, ia juga mengirim pesan singkat menginformasikan baru selesai mengikuti pengarahan (briefing) sebelum terbang.
Pesan singkat itu terkirim kepada Fadhil beberapa jam sebelum pesawat Lion Air JT610 terbang dari Bandara Soekarno – Hatta ke Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Bangka Belitung.
Setelahnya, Fadhil mengirim pesan balasan, mengatakan dirinya akan kembali tidur. Namun, selang 5 jam, persisnya pukul 09.05 WIB, sang suami mengirim pesan ke Mery.
“Sayang, kamu di mana? baby kamu gak papa kan sayang? aku gak mau kamu kenapa kenapa sayang."
Namun, pesan itu tak terbalas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari
-
Laporan Intelijen AS Sebar Fitnah Tentang Mojtaba Khamenei, Reaksi Donald Trump Jadi Sorotan