Suara.com - Epi Samsul tak bisa membentung air matanya ketika melihat sepasang sepatu rusak yang menjadi salah satu barang bukti hasil evakuasi tragedi pesawat Lion Air JT 610 di posko di terminal JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (31/10/2018).
Sepatu itu tampak sangat dikenal baik Samsul lantaran merupakan milik anaknya bernama Muhammad Rafi Adrian yang menjadi salah penumpang jatuhnya pesawat nahas itu.
Samsul pun menceritakan Rafi pergi ke Jakarta guna menonton pertandingan sepakbola antara Jepang melawan Indonesia di Stadon Utama Gelora Bung Karno pada Minggu (28/10/2018) lalu. Korban, kata Samsul, akhirnya mengejar tiket di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng untuk bisa kembali ke Pangkal Pinang, Bangka Belitung pada Senin, (29/10/2018) pagi.
Dia pun mengaku pertama kali mengetahui kabar pesawat yang ditumpangi anaknya mengalami kecelakaan saat menonton berita di televisi.
"Saya tahu kejadian itu dari televisi. Saya langsung pergi ke Jakarta," kata Sambil sambil terisak tangis.
Samsul pun mengaku sudah ikhlas bila anaknya ditemukan sudah tak bernyawa. Namun, Samsul meminta agar jasad anaknya bisa secepatnya diserahkan kepada keluarga.
"Saya yakin anak saya ada didalam. Sata juga sudah ikhlas dengan kepergian anak saya. Saya hanya minta jasad anak saya bisa dikembalikan,"kata dia
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan