Suara.com - Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Jawa Barat sudah mengumpulkan barang bukti pembunuhan satu keluarga Gaban Nainggolan di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/11/2018) lalu. Salah satunya adalah boneka beruang.
Hanya saja, Wakil Kepala Resor Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana belum mau banyak berkomentar seputar barang bukti kejahatan yang berhasil ditemukan dari lokasi kejadian.
"Ya seperti yang terlihat di media, salah satunya boneka beruang. Namun kalau ditanya alat eksekusi yang digunakan pelaku, semuanya masih diselidiki anggota di lapangan," kata Eka di Bekasi, Rabu (14/11/2018) malam.
Sebelumnya, Warga Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, digemparkan oleh penemuan empat mayat bersimbah darah yang merupakan satu keluarga, Selasa (13/11/2018) pagi.
Gaban Nainggolan, istri dan kedua anak mereka ditemukan tergeletak tak bernyawa di dalam rumah, Jalan Bojong Nangka II RT2/RW7 Pondk Melati, Pondok Gede. Saat ditemukan, jasad Gaban sudah dalam posisi tergeletak bersama mayat istrinya bernama Maya Ambarita di ruang tamu.
Sementara kedua anak mereka, Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7), ditemukan sudah tak bernyawa di atas kasur bermotif kartun Hello Kitty dalam kamar tidur. Dugaan sementara, Gaban beserta istri dan anaknya merupakan korban pembunuhan memakai senjata tajam. Motif pembunuhan satu keluarga itu pun masih misterius.
Gaban dan istrinya mendapat luka sayatan pada bagian leher. Mereka tewas di ruang menonton televisi. Sementara kedua anak mereka, Sarah dan Arya tewas dengan kondisi mengenaskan. Keduanya tewas karena kekurangan oksigen diduga dibekap pelaku di atas kasur bermotif Hello Kitty.
Hasil penyelidikan sementara, keluarga Gaban Nainggolan itu dibunuh dan dirampok. Dua mobilnya, HRV dan Nisan X-Trail hilang. Sementara barang berharga lainnya tak diambil.
Saat olah TKP, polisi ikut mengerahkan anjing pelacak untuk mencari jejak pelaku. Anjing K-9 disorongkan boneka Teddy Bear berwarna untuk mengenali bau korban yang diduga melekat pada tubuh pelaku.
Baca Juga: Kisah Anjing Sebatang Kara Usai Keluarga Gaban Dibantai
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Malan Ini Lawan Indonesia, Pelatih Vietnam Geram dengan Wartawan: Jangan Bongkar Kelemahan Kami
-
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai
-
Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik
-
Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar
-
Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang
-
Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran
-
Saat Korban Pencurian Harus Mengingatkan Polisi Akan Tugasnya