Suara.com - Haris Simamora atau HS, pembunuh satu keluarga Gaban Nainggolan atau Diperum Nainggolan terluka setelah menghabisi keluarga Gaban Nainggolan. Tangannya terluka.
Haris Simamora ke klinik daerah Cikarang, Jawa Barat, Selasa (13/11/2018). Sebelumnya dia membunuh keluarga Gaban di Jalan Bojong Nangka 2, RT 002 RW 07, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi Jawa Barat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono mengatakan jari telunjuk Haris Simamora terluka.
"HS ini ada luka di jari telunjuk tangan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (15/11/2018).
Haris Simamora ke Klinik pukul 05.00 WIB. Jarak klinik dengan indekos tempat dia tinggal sekira 500 meter.
Di klinik itu, Haris Simamora mengaku terluka karena terjatuh. Seorang perawat yang menanyakan itu.
"Ditanya perawat, HS mengaku jatuh," katanya.
Berita Terkait
-
Ini Penampakan Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi
-
Gorok Maya, Pembunuh Sering Menginap di Rumah Gaban Nainggolan
-
Bercak Darah dan Kuku Jadi Petunjuk Polisi Ungkap Pembunuh Gaban
-
HS, Pembunuh Gaban Nainggolan dan Keluarga Ternyata Pengangguran
-
Gaban Nainggolan dan Keluarga Dibunuh Saudara Sendiri
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung