Suara.com - Pembunuh Gaban Nainggolan atau Diperum Nainggolan beserta istri dan dua anaknya, HS, ternyata seorang pengangguran. HS sudah menganggur selama 3 bulan.
Sebelumnya HS bekerja di Cikarang. Saat menganggur itulah, HS membunuh Gaban Nainggolan dan keluarga di Bekasi.
"Yang bersangkutan sudah tidak bekerja selama tiga bulan. Tadinya kerja di perusahaan di Cikarang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (15/11/2018).
Argo mengatakan HS ternyata masih memiliki hubungan saudara. HS merupakan saudara dari istri Gaban Nainggolan, Maya Ambarita yang turut meninggal dunia. HS masih berumur di bawah 30 tahun.
"HS ini masih ada sehubungan saudara dengan korban yang perempuan," kata Argo.
Argo menyebut jika HS sering menginap di kediaman Diperum yang berada di Bojong Nangka, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dirinya kerap tidur di kos-kosan yang dijaga oleh Gaban Nainggolan.
"Dia kadang-kadang memang tidur di kos-kosan itu," tutur Argo.
Berita Terkait
-
Usai Bunuh 1 Keluarga di Bekasi, Pelaku Berencana Kabur ke Gunung
-
Gaban Nainggolan dan Keluarga Dibunuh Saudara Sendiri
-
Pembunuh Satu Keluarga Gaban Diperiksa Intensif di Polres Bekasi
-
Pelaku Pembunuh Keluarga Nainggolan Belum Genap Sebulan Ngontrak
-
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Ditangkap di Garut
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar