Suara.com - Hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur pada Senin (19/11/2018) malam, menyebabkan banyak pohon tumbang dan memutus aliran listrik di kota itu.
"Petugas kami sedang melakukan pengecekan di lapangan untuk memperbaiki gangguan ini," kata Asisten Manajer Administrasi dan Pelayanan PLN Area Pamekasan, Hudono.
Ia menjelaskan, berdasarkan laporan petugas, sebanyak lima penyulang PLN di Kabupaten Pamekasan mengalami gangguan.
Kelima penyulang PLN yang mengalami gangguan sehingga menyebabkan Kota Pamekasan padam total itu masing-masing penyulang Arek Lancor, Payudan, Blumbungan, Pahlawan dan Penyulang Apung.
Penyulang Arek Lancor Pintu Gerbang di transmisi 19.19, Penyulang Payudan Taddan di transmisi 18.59, penyulang Blumbungan di transmisi 19.24, penyulang Pahlawan di transmisi 19.20, dan penyulang Apung Masjid Bagandan di transmisi 19.28.
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Pamekasan, Senin malam itu, mulai pukul 20.00 WIB dan hingga pukul 24.00 WIB masih berlangsung.
Menurut koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, Budi Cahyono, selain memutus aliran listrik, hujan deras disertai angin kencang yang melanda Pamekasan juga menyebabkan akses jalur lalu lintas tertutup, akibat pohon roboh.
"Lokasinya di sebelah Barat SDN Kowel 1 Pamekasan, akan tetapi sudah ditangani," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus