Suara.com - Terdakwa kasus penganiayaan, Malindo, tak bisa menahan amarah melihat kelakuan pacarnya, Yunita. Betapa tidak, telepon seluler miliknya dibuang sang pacar, gara-gara cemburu seusai ia menerima telepon.
Hal itu terungkap terungkap saat sidang kasus penganiayaan di Pengadilan Negeri Batam dengan agenda pemeriksaan saksi, Senin (26/11/2018).
Saksi yang dijadwalkan untuk datang ke persidangan hari ini adalah Lusi. Perempuan itu berhalangan hadir karena ada pekerjaan. Namun Lusi sempat menitipkan surat ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Lusi merupakan teman dari Yunita. Sedangkan Yunita adalah korban saksi yang tidak lain pacar dari Malindo.
Acara persidangan dimulai. Jaksa membacakan surat Lusi. Dalam surat itu Lusi bercerita, melihat langsung kejadian saat Malindo menganiaya pacarnya, yang juga teman Lusi.
Tepatnya kejadian itu terjadi pada Selasa (07/08/2018) sekira pukul 21.30 WIB. Lokasi kejadian di Perumahan Villa Muka Kuning Blok E2 No. 05, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Awalnya Yunita, pacar terdakwa dan temannya Lusi singgah ke rumah kos Malindo. Malindo tengah tertidur. Yunita kemudian sempat memeriksa ponsel Malindo.
Pada saat itu ada seseorang yang menelepon ke ponsel terdakwa. Malindo langsung mengangkat ponsel akan tetapi putus nyambung.
Setelah terdakwa Malindo meletakkan ponsel itu, sang pacar mengeceknya lagi. Hal itu berulang sampai dua kali dan sambunganpun akhirnya terputus.
Baca Juga: Ubah Nama Pulau Reklamasi, Anies: Jakarta Untuk Kita Maju Bersama
Yunita curiga, lantas menanyakan siapa yang menghubungi terdakwa. Namun terdakwa mengaku tidak tahu.
"Kalau kau tak mengaku siapa yang menelepon tadi, aku akan cemplungkan ponsel ini ke air," ujar Yunita, menurut saksi Lusi.
"Cemplungin lah," tantang Malindo seperti diberitakan Batamnews—jaringan Suara.com.
Saksi korbanpun akhirnya masuk ke kamar mandi, lantas benar-benar melempar ponsel tersebut ke ember berisi air.
Terdakwa bergegas mengambil ponselnya dari ember berisi air. Setelah itu ia langsung mencekik leher Yunita, hingga terdorong ke luar kamar.
Saat itu Yunita hendak pergi dengan temannya, Malindo lagi-lagi mendorong pacarnya itu hingga terjatuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno