Suara.com - FW, pria paruh baya ditemukan tewas dengan kondisi gantung diri di sebuah pohon di Jalan Raya Sentani-Depapre Doyo Baru, Distrik Waibu Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (26/11/2018) kemarin. Dugaan sementara, FW nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri itu karena memiliki masalah di internal keluarganya.
Kasat Reskrim Polres Jayapura, Iptu Oscar Rahadian kepada awak media menyampaikan, sebelum ditemukan tak bernyawa, FW diketahui sempat berkelahi dengan istrinya.
“Dugaan awal korban gantung diri sebab memiliki permasalahan keluarga, namun kami masih lakukan penyelidikan. Ada saksi-saksi yang harus kami mintai keterangannya agar menjadi satu rangkaian yang pasti penyebab korban gantung diri,” kata Oscar seperti dikutip Kabarpapua.co--jaringan Suara.com, Selasa (27/11/2018).
Terkait penemuan mayat gantung diri itu, polisi juga sudah memeriksa beberapa saksi termasuk istri FW.
"Kami sudah periksa lima orang saksi termasuk istri korban," kata dia.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi tak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"Saat ditemukan jenazah diduga belum lama meninggal sebab tubuh korban baru mengalami proses kaku. Sehingga diidentifikasi baru melakukan gantung diri," kata dia. (Kabarpapua.co)
Berita Terkait
-
Skripsi Selalu Ditolak Dosen, Mahasiswa Gantung Diri
-
Gantung Diri di Jendela Kamar, Yohan Tulis Surat Permintaan Maaf
-
2 Bulan Hidup Tanpa Bini, Marsam Nekat Bunuh Diri di Tengah Sawah
-
Tiga Hari Tak Pulang, Kakek Sukarman Tewas Tengkurap di Gubuk
-
Miris, Nelayan di Batam Nekat Gantung Diri di Depan Anak Istri
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat