Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerukan kepada seluruh kadernya untuk meramaikan acara reuni 212 di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu (2/12/2018). Mereka pun diingatkan untuk tidak berbuat anarkis selama acara berlangsung.
Politisi PKS Nasir Djamil mengatakan kalau PKS telah mengimbau seluruh kadernya untuk memeriahkan acara reuni yang digelar oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212 tersebut.
Namun, PKS juga telah mengingatkan seluruh kadernya untuk menjaga kelangsungan acara tersebut agar tetap berjalan lancar.
"Kita sudah mengimbau kader-kader PKS. Tentu kita selalu mengingatkan agar menjaga ketertiban menjaga sopan santun dan tidak anarkis," kata Nasir di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Kamis (29/11/2018).
Nasir enggan menjawab secara gamblang terkait adanya pengaruh elektoral kepada PKS dari acara reuni 212 yang akan dihadiri oleh jutaan massa umat muslim tersebut.
Meskipun begitu, Nasir menilai pengaruh elektoral kepada partai akan selalu ada meskipun bernilai kecil.
"Perilaku di Indonesia ini kan sangat khas sehingga berbagai macam peristiwa itu mungkin berpengaruh tapi mungkin tidak begitu besar," pungkasnya.
Untuk diketahui, Ketua SC Reuni Akbar Mujahid 212, Al-Khathath mengklaim 4 juta orang akan hadir dalam acara yang berlangsung, Minggu (2/12/2018) besok. Massa tersebut diprediksi akan berkumpul di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Al-Khathath menambahkan, jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah. Hal itu lantaran pada aksi 212 tahun lalu saja jumlah orang yang hadir diklaim mencapai 7 juta orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas