Suara.com - Ketua Umum PA 212, Slamet Ma'arif memprediksi jutaan massa akan membanjiri Monumen Nasional (Monas) dalam acara Reuni Akbar Mujahid 212 pada Minggu (2/12/2018).
Ia menyebut minimal satu juta massa akan memeriahkan acara yang telah berlangsung sejak Desember 2016.
"Kami memperkirakan jutaan umat, minimal angka satu juta akan kumpul di Monas esok hari," ujar Slamet di D' Consulate Resto, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12/2018).
Diterangkan Slamet Ma'arif, angka tersebut meliputi alumni 212 yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia.
"Kita punya data dari beberapa cabang kita di 21 Provinsi di Indonesia," jelasnya.
Lebih jauh, Slamet Ma'arif menyebut Reuni Akbar Mujahid 212 terbuka untuk umum. Selain itu pihaknya telah menyiapkan undangan tertulis untuk para pejabat negara hingga para ulama.
"Undangan tertulis kita kirimkan kepada 250 tokoh ulama termasuk kepada pimpinn DPR, MPR, artinya kita mengundang ketua DPR, MPR dan wakil-wakilnya. Kita ga melihat dari partai apapun," pungkas Ketua PA 212, Slamet Ma'arif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?