Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peninjauan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Bundaran Senayan, Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2018). Dari hasil peninjauan, Anies minta agar JPO dibongkar.
Anies mengatakan, alasan JPO dibongkar sebab tidak ramah bagi penyandang disabilitas. Akses jalan menuju atas JPO dinilai terlalu miring.
"Ini sudah diuji, nanti dibongkar karena kemiringan terlalu tinggi. Jadi nanti harus dibongkar dan dilandaikan," kata Anies saat ditemui di JPO Bundaran Senayan.
Anies menjelaskan, dengan kondisi JPO yang sudah terbangun saat ini, akan menyulitkan penyandang disabilitas, terutama pengguna kursi roda untuk bisa naik ke atas.
"Bagi penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda sendirian, terlalu berat menggerakkan sendirian karena kurang landai," imbuh Anies.
Anies menginginkan agar seluruh JPO di ibu kota memiliki standarisasi ramah disabilitas. Anies ingin memastikan agar seluruh warga ibu kota tanpa terkecuali dapat menikmati seluruh fasilitas publik.
"Jadi seluruh fasilitas di Jalan Sudirman ini harus ramah penyandang disabilitas, wajib.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT