Suara.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, Ace Hasan Syadzily menganggap aksi penembakan di Papua yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM) tidak menurunkan elektabilitas pasangan nomor urut 01 itu di Pilpres 2019. Justru, Ace menilai masyarakat semakin simpatik kepada Jokowi.
Ace menjelaskan bahwa elektabilitas Jokowi di wilayah Papua tidak akan tergoyahkan meskipun sempat terjadi penembakan di Papua yang menewaskan puluhan pekerja PT. Istaka Karya yang sedang mengerjakan proyek Trans Papua.
"Kami meyakini pak Jokowi masih sangat kuat di Papua, apalagi terjadinya insiden tersebut di saat semua pekerja itu sedang berbuat yang terbaik untuk masyarakat Papua," kata Ace di Kantor Populi Center, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (13/12/2018).
Ace pun menilai simpatik justru datang kepada Jokowi pasalnya Trans Papua yang sedang dikerjakan para korban merupakan salah satu program Jokowi untuk membangun infrastruktur di wilayah Timur Indonesia.
"Karena selama ini pak Jokowi lebih mengedepankan pendekatan kesejahteraan dibandingkan pendekatan keamanan," ujarnya.
Ace pun kemudian menyimpulkan kalau masyarakat akan lebih menaruhkan simpatik kepada Jokowi karena aksi penembakan itu dinilai mengganggu program Jokowi yang sedang menggenjot pembangunan infrastruktur di Papua.
"Saya yakin masyarakat Papua akan semakin simpatik kepada pak Jokowi karena apa yang terjadi di Papua justru bisa membuat masyarakat Papua menjadi terganggu pembangunan infrasnya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jubir TKN: 5 Persen Masyarakat Masih Percaya Isu Jokowi PKI
-
Ketua DPR Desak PBB Masukan OPM Sebagai Organisasi Teroris
-
Didukung Rival Politik di Kalsel, Maruf: Itu Kabar Gembira
-
Surat TPNPB-OPM Untuk Jokowi: Setop Trans Papua, Hak Kami untuk Merdeka
-
Wiranto Sebut Korban Penembakan OPM Bisa Selamat karena Berpencar
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026
-
Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar