Suara.com - Aksi pencurian dilakukan dua orang remaja di bekas lokasi bencana tsunami di Kabupaten Pandeglang, Banten. Dua remaja itu ditangkap polisi karena kedapatan mencuri di sebuah rumah makan yang ada di kawasan Pantai Carita.
Kedua remaja itu ditangkap jajaran Polda Banten pada Jumat (28/12/2018) malam sekitar pukul 00.00 WIB. Mereka terjaring operasi polisi yang tengah menyisir lokasi bekas tsunami di Desa Sukarame dan Desa carita.
"Dari hasil patroli kami mengamankan pelaku pencurian rumah makan Ude Karya Mandiri di Kampung Panguseupan, Desa Carita," ujar Dir Samapta Polda Banten, Kombes Pol Jondrial seperti diwartakan Bantenhits.com.
Menurut Jondrial, pelaku pencurian ini sejatinya berjumlah lima orang. Namun yang baru tertangkap baru dua orang. Sementara tiga lainnya masih diburu.
Dua pelaku yang ditangkap terbilang masih anak-anak beranjak remaja. Mereka adalah FR (12) warga Kampung Tembol, Desa Carita, Kabupaten Pandeglang, dan AD (14), warga Kampung Pagedongan, Desa Carita, Kabupaten Pandeglang.
"Mereka diamankan saat di jalan berlarian sambil membawa barang bukti di Kecamatan Carita, Pandeglang," kata Jondrial.
Menurut dia, aksi pencurian tersebut dilakukan dengan cara masuk ke dalam rumah makan Ude Karya Mandiri. Saat di jalan berlarian sambil membawa barang bukti, terkepung oleh warga setempat. Kemudian oleh regu Patroli Dit Samapta Polda Banten langsung diamankan ke mobil patroli.
"Kami mengamankan pelaku berikut barang bukti ikan segar, cumi segar, set panggangan, kecap manis dan arang untuk dibawa ke Polsek Labuan untuk proses penyelidikan lebih lanjut," imbuh dia.
Baca Juga: Libur Panjang Tahun Baru, Kawasan Puncak Macet 2 Kilometer
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?