Suara.com - Korban terdampak bencana tsunami di Lampung mendapat kiriman 600 Kilogram (Kg) rendang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat.
"Rendang ini kita serahkan untuk membantu para pengungsi yang ada di Kantor Gubernur Lampung dan di Lampung Selatan. Total semuanya 600 Kg," kata Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit.
Tak hanya untuk korban tsunami di Lampung, Pemprov Sumatera Barat juga mengirim 800 Kg rendang untuk korban tsunami yang berada di Banten.
Sehingga total rendang yang dikirim dari Pemprov Sumatera Barat untuk korban tsunami Banten dan Lampung sebanyak 1,4 ton.
"Bantuan ini hanya sedikit, tetapi harus bisa membantu seluruh pengungsi yang ada di masing-masing tempat," katanya.
Rendang merupakan makanan khas Sumatera Barat dan makanan cepat saji yang tahan lama, sangat cocok untuk diberikan kepada para pengungsi.
Selain memberikan rendang, Pemprov Sumatera Barat juga akan memberi uang tunai untuk para pengungsi korban tsunami di Provinsi Lampung.
"Kita akan berikan bantuan uang tunai kepada para pengungsi yang ada di Provinsi Lampung, khususnya korban yang terkena dampak paling parah. Sedangkan untuk tenaga medis akan dikirimkan bila sangat diperlukan," ungkapnya. (Antara)
Baca Juga: Penyebar Hoaks Maruf Amin Sinterklas Minta Maaf Lewat Secarik Kertas
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
Terkini
-
KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran
-
Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo
-
Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan
-
Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak
-
Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?