Suara.com - Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menahan tujuh pengunjung diskotek yang terindikasi mengonsumsi narkoba. Ketujuh orang tersebut ditahan setelah polisi menggelar razia pada sejumlah tempat hiburan malam, pada Sabtu (29/12) malam.
"Ketujuh orang itu tediri dari empat orang pria dan tiga orang wanita," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Minggu (30/12/2018).
Argo menerangkan, dari ketujuh pengunjung yang ditahan lima diantaranya positif mengonsumsi methaphetamine dan dua orang lainnya menggunakan THC.
Polda Metro Jaya, kata Argo, melakukan razia sejumlah tempat hiburan secara acak guna mengantisipasi peredaran narkoba menjelang perayaan pergantian tahun. Dari hasil razia selama 2018, Argo menyebut peredaran narkoba menurun dibanding tahun 2017.
Namun Polda Metro Jaya bersama jajarannya tetap berupaya membongkar peredaran narkoba secara intensif.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Polisi Suwondo Nainggolan menambahkan, petugas merazia narkoba secara terbuka selanjutnya polisi akan beroperasi memburu peredaran narkoba secara tertutup.
"Kami akan buru sindikat jaringan hingga ke atas," tutur Suwondo.
Berita Terkait
-
Ungkap Kokain Artis Steve Emmanuel, Polisi Gandeng Interpol
-
Steve Emmanuel Bawa Kokain dari Belanda, Kok Bisa Lolos di Bandara?
-
Kokain Steve Emmanuel Kualitas Murni, Bikin Euforia Berlebih hingga Depresi
-
Jadi Penyelundup Kokain, Steve Emmanuel 10 Tahun Jadi Pengguna Narkoba
-
Selundupkan Sabu asal Malaysia, Dua Warga Riau Ditangkap di Depan Mal
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis