Suara.com - Antrean di fasilitas toilet perempuan Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan saat libur tahun baru 2019, Selasa (1/1/2019) mengular panjang hingga 50-an orang.
Dikutip dari Antara, antrean toilet perempuan itu diisi berbagai macam golongan usia baik anak-anak hingga orang dewasa.
Hal yang berbeda terjadi dengan antrean toilet untuk laki-laki yang antreannya hanya terdiri dari lima orang.
Antrean panjang di toilet merupakan hal yang wajar seiring padatnya pengunjung KB Ragunan di musim liburan tahun baru 2019.
Dari ribuan pengunjung yang datang, pengelola Ragunan menyediakan sekitar 10 toilet yang bisa digunakan secara gratis. Sedangkan tiket masuk atau penggunaan sejumlah fasilitas lain pengunjung diharuskan membayar.
Pembayaran di KB Ragunan hanya melayani dengan kartu uang elektronik JakCard dari Bank DKI. Kartu uang elektronik dari bank lain tidak bisa digunakan di KB Ragunan.
Pengelola menyediakan dua jenis kartu perdana JakCard yang bisa dibeli pengunjung yaitu seharga Rp 35 ribu dengan saldo Rp 20 ribu dan Rp 65 ribu dengan saldo Rp 50 ribu.
Apabila pengunjung sudah memiliki JakCard maka tinggal menggunakannya atau mengisi saldo jika kurang.
Baca Juga: Bus Terbakar Saat Malam Tahun Baru, Penumpang Lari Berhamburan
Berita Terkait
-
Gaya Jokowi dan Kaesang Sambut Tahun Baru 2019, Sarungan dan Celana Pendek
-
Tony Q Sukses Hentak Malam Pergantian Tahun di Big Bang Jakarta 2018
-
Buat Vlog Bareng Sandiaga, Prabowo: 2019 Tahun Penentuan dan Kebangkitan
-
8 Fakta Tahun Baru 2019, Hujan Meteor sampai Nikah Massal
-
Tahun 2019, Rossa Berharap Indonesia Jauh dari Bencana
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah