Suara.com - Gempa berkekuatan 5,4 Skala Richter mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (8/1/2019) sekitar pukul 16:54:45 WIB. Warga di sekitar pesisir pantai Sukabumi, tepatnya Kecamatan Ciracap dan Surade, merasakan dua kali getaran akibat gempa.
"Yang pertama nggak begitu besar. Tapi yang kedua getarannya lebih besar, jaraknya sekitar beberapa detik lah antara yang pertama dan kedua," ujar Anggota Polsek Ciracap Brigadir Hugo Tri Sutanto di kantornya.
Merasakan gempa membuat warga yang berada di dalam ruangan terlihat berlarian ke luar rumah. Termasuk warga yang sedang berolahraga di GOR Ciracap.
Ujang Sukma Wijaya, salah satu warga Kampung Cibarehong, Kelurahan Surade, Kecamatan Surade, juga merasakan getaran sebanyak dua kali akibat gempa.
"Di Surade gede juga terasanya. Dua kali getarannya," kata dia.
Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa tersebut berkekuatan 5,4 Skala Richter. Gempa terjadi pada pukul 16:54:45 WIB dan titik pusat gempa berada di koordinat 7.85 Lintang Selatan, dan 106.48 Bujur Timur.
Pusat gempa berada di kedalaman 10 Kilometer, sekitar 113 kilometer arah Barat Daya Kota Sukabumi. (sukabumiupdate.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung