Suara.com - Unit Pelaksana Perkarkiran DKI Jakarta ternyata belum mencabut kebijakan subsidi retribusi parkir untuk pegawai negeri sipil.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko menegaskan, subsidi parkir sebesar Rp 68 ribu per bulan itu seharusnya sudha dicabut sejak 1 Januari 2019.
Namun, kata dia, para PNS yang memarkir kendaraannya di Lapangan Parkir IRTI Kawasan Monas, Jakarta Pusat, masih menerima subsidi. Sigit memastikan agar subsidi tersebut segera dicabut.
"Masih dikejar. Nanti saya panggil UP Perparkiran," kata Sigit saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Selasa (8/1/2019).
Sigit menjelaskan, pembahasan pencabutan subsidi parkir juga melibatkan Biro Perekonomian DKI Jakarta.
Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta Sri Haryati membenarkan pelaksanaan pencabutan subsidi parkir di IRTI akan segera dilaksanakan. Sejauh ini, secara regulasi sudah selesai, tinggal menunggu eksekusi Dishub,
"Tidak ada kendala. Secara regulasi sudah, tinggal dilaksanakan," ungkap Haryati.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan akan menghapus subsidi parkir bagi PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Penghapusan subsidi itu mulai diberlakukan pada 1 Januari 2019.
"Bagi pegawai Pemprov DKI tidak ada subsidi dalam bentuk parkir murah mulai 1 Januair 2019. Adanya subsidi dalam bentuk transportasi umum," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018) lalu.
Baca Juga: Thierry Henry Akui Inginkan Fabregas Bergabung di Monaco
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan