Suara.com - Dua mucikari Vanessa Angel, mucikari Siska dan mucikari Tentri menjual artis-artis lewat prostitusi online di bawah 30 tahun. Sampai kini diketahui jumlah artis dan model yang mereka jual berjumlah 145 orang.
Jumlah itu terdiri dari 45 artis dan 100 model. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan artis yang mereka jual untuk transaksi seks paling muda berusia 19 tahun.
"Rata-rata usia 30 tahun ke bawah. Namun ada juga yang paling muda berusia 19 sampai 20 tahun," tegas Barung di Polda Jawa Timur, Jumat (11/1/2019) siang.
Hal itu terungkap setelah polisi mendapatkan bukti rekam jejak digital mucikari Vanessa Angel.
Bahkan polisi pun tahun tempat atau hotel tempat transaksi seks prostitusi online jaringan mucikari Vanessa Angel dilakukan. Polisi sudah membuka rekaman percakapan chatting dan saat terjadinya transaksi prostitusi tersebut.
Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan membuka sedikit demi sedikit nama-nama 45 artis yang terlibat prostitusi online di bawah mucikari Siska dan mucikari Tentri selain Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila. Sebelumnya, Luki mengatakan ada 45 artis dan 100 model yang terlibat prostitusi online.
Hasil pengembangan penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, jelas Luki, ada 5 nama artis yang ada kaitannya dengan mucikari Siska dan mucikari Tentri, dan didukung alat bukti.
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Artis Berusia 19 Tahun Dijual Mucikari Vanessa Angel, Berapa Tarif Kencan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam