Suara.com - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bukittinggi menangkap sepasang kekasih berinisial S (21) dan B (17) setelah terang-terangan berbuat asusila di lapangan dekat area markas TNI. Ironisnya, aksi bercumbu sejoli di depan pentas lapangan Wirabraja Kodim 0304 Agam, Jalan Jenderal Sudirman itu sempat direkam warga menggunakan telepon seluler (ponsel).
Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari warga, petugas langsung meringkus S dan kekasihnya.
"Mereka melakukan tindakan melanggar Perda itu di atas panggung kawasan Lapangan Wirabraja Kodim 0304 Agam. Ironisnya, warga sekitar pun menyaksikan dan merekam langsung, saat mereka berciuman," kata Ramlan seperti diwartakan Minangkabaunews.com--jaringan Suara.com, kemarin.
Ramlan menyampaikan, penindakan itu dilakukan supaya masyarakat bisa menaati aturan yang berlaku. Dia juga mengimbau agar masyarakat bisa menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Bukittinggi.
Satpol PP Kota Bukittinggi berterima kasih kepada warga atas partisipasi aktif untuk menciptakan kota yang tertib dan bebas dari maksiat.
"Kami siap 24 jam untuk berpatroli dan menerima laporan dari masyarakat. Peran aktif warga sangat kami butuhkan agar Kota Bukittinggi bersih dari kegiatan maksiat dan meresahkan warga," pungkas Dodi.
Selanjutnya Dodi menambahkan keterangannya, tim terpadu SK4 pada Minggu malam Senin (13/1) melakukan operasi pengguna jasa warung internet (warnet) yang dipergunakan pelajar di waktu malam hari.
"Hal ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2013 tentang usaha warnet pada pasal 11 huruf f yang berbunyi Setiap pengusaha warnet dilarang mengizinkan anak usia sekolah menggunakan warnet lewat dari jam 21.00 WIB kecuali didampingi oleh orang tua," terangnya.
Sumber: Minangkabaunews.com
Baca Juga: Waktu Dibatasi, Turis Harus Beli Tiket Jauh Hari ke Machu Picchu
Berita Terkait
-
Beda Bahasa, Google Translate Menyatukan Pasangan Kekasih Ini
-
Jangan Hanya Tertibkan Lapak PKL, Satpol PP Diminta Patroli di Tanah Abang
-
Digerebek Warga Saat Mesum di Kontrakan, Muda-mudi Ini Dipaksa Menikah
-
Efek Jera, Belasan Anak Jalanan Digunduli Satpol PP
-
Mesum di Indekos, Sejoli Digerebek Warga Saat Malam Tahun Baru
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK