Suara.com - Yenny Wahid, putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, menilai Capres nomor urut 1 Jokowi sudah sangat siap melakukan debat yang akan digelar pada Kamis (17/1) besok.
Menurut Yenny, Jokowi sudah sangat menguasai semua permasalahan yang ada dan bakal didebatkan, yakni persoalan hukum penegakan hak asasi manusia, terorisme, maupun korupsi.
"Enggak (ada pesan khusus). Saya rasa Pak Jokowi sudah sangat mengusai permasalahan, ini pilpres kedua buatnya," kata Yenny saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (16/1/2019).
Yenny sendiri mengakui tidak terlibat langsung sebagai tim persiapan debat. Pasalnya, pada hari-hari terakhir jelang Pilpres, ia semakin disibukkan dengan agenda blusukan ke berbagai wilayah.
Meski tak terlibat dalam tim persiapan debat, Yenny yakin Jokowi mampu menjawab semua pertanyaan dalam debat secara baik.
Yenny juga belum bisa memastikan apakah ia bisa menghadiri debat Pilpres secara langsung atau tidak lantaran kesibukannya.
"Sudah ada tim khusus yang mempersiapkan debat. Saya percaya Pak Jokowi sudah teruji.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?