Suara.com - Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin terlihat irit bicara dalam acara debat perdana yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Meski demikian, Ma'ruf sempat menanggapi pernyataaan Cawapres 02 Sandiaga Uno terkait tema HAM bagi kaum difabel.
Namun, Ma'ruf tak sampai habis menanggapi komentar Sandiaga lantaran waktu menjawab yang diberikan sudah habis. Dalam debat ini, Ma'ruf yang dikenal sebagai seorang ulama tampaknya hendak menceritakan soal sejarah Nabi.
"Nabi saja pernah ditegur sama Allah," kata Ma'ruf.
Selain itu, Maruf mengaku butuh peran serta masyarakat untuk bisa memenuhi hak-hak dasar kaum disabilitas.
"Saya kira yang penting lagi membudayakan masyarakat untuk meemperadayakan kaum disabilitas dan non disabilitas," kata dia.
Sebelum Ma'ruf memberikan tanggapan, Capres nomor urut 01, Joko Widodo sempat menanggapi pernyataaan yang disampaikan Sandiaga soal ceritanya terkait seorang difabel yang diklaim menjadi inspirasi bagi kubu Prabowo Subianto - Sandiaga. Terkait hal itu, Jokowi mengklaim selama menjabat sebagai presiden, tak pernah membeda-bedakan masyarakat terutama kaum difabel
"Banyak sekali, banyak bidang, itu memang sudah setara, kita hargai yang mereka kerjakan. Apa yang sudah disampaikan pak sandi, mirip-mirip seperti apa kata pak Sandi," kata Jokowi.
Berita Terkait
-
Jokowi: Bedakan Penegakan Hukum dan Pelanggaran HAM
-
Soal HAM Difabel, Jokowi Contohkan Bonus Miliaran Atlet Asian Para Games
-
AHY Harap Jokowi - Maruf Amin dan Prabowo - Sandiaga Puaskan Rakyat
-
Setelah ke Megawati, Sandiaga Sungkem ke Ma'ruf Amin di Lokasi Debat
-
Jokowi - Prabowo Cium Pipi, Sandiaga Cium Tangan Ma'ruf
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR
-
KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan
-
Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?
-
Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
-
Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan