Suara.com - Seorang lelaki berinisial R (23) tewas usai dikeroyok warga di Pertigaan Tugu Nelayan, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Banten, Jumat (18/2/2019) malam.
Peristiwa ini bermula ketika R yang membawa senjata tajam menghampiri sekelompok pemuda yang tengah nongkrong di dekat TKP. Tanpa basa-basi, tiba-tiba R langsung membacok salah seorang pemuda berinisial A yang sedang asyik nongkrong.
Tak terima A dibacok, sejumlah rekannya korban yang berada di lokasi lantas mengeroyok pelaku. Lelaki diduga yang mengidap gangguan jiwa itu terluka parah. Meski sempat dilarikan ke sebuah Puskesmas, nyawa R tak tertolong.
"Korban sudah kami amankan, untuk pelakunya masih dalam penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Deddy Hermawan saat dihubungi Bantennews.co.id--jaringan Suara.com, Sabtu (19/1/2019).
Dari tempat kejadian polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa tali tambang dan helm warna hitam, kasusnya kini tengah ditangani Polres Pandeglang guna menangkap para pelaku.
Sumber: Bantennews.co.id
Berita Terkait
-
Sebar Hoaks Ijazah Jokowi Palsu, Umar Kholid Dibekuk Polisi
-
Pemeran Laki-laki di Video Porno Gadis Berjam Biru Lolos Saat Dibekuk
-
Bos Laundry yang Tewas dalam Tong Ternyata Dibunuh Karyawan Sendiri
-
Jadi Provokator Bentrokan di Tanah Abang, Dua PKL Jadi Tersangka
-
Jual Emas Hasil Curian Rp 6 Juta, Dea Belanja Pakaian dan Alat Make Up
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan