Suara.com - M Dhofir (59) dan Nanik Purwanti (30), dua dari tiga terduga pelaku yang ditangkap terkait kasus pembakaran yang menewaskan dua laki-laki paruh baya ternyata adalah pasangan suami istri. Dari hasil pemeriksan sementara, polisi menduga motif di balik aksi pembakaran terhadap korban Imam Sya’roni (70) dan Sya’roni (60) karena dendam.
Dalam kasus ini, polisi pun telah menetapkan pasutri itu sebagai tersangka. Selain Dhofir dan Nanik, polisi juga menetapkan Zainudin (30) sebagai tersangka dalam kasus yang sama.
"Berdasarkan hasil penyelidikan dan pendalaman kasus. Untuk dugaan sementara karena unsur dendam yang dilakukan oleh para pelaku,” kata Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo, seperti dikutip Beritajatim.com, kemarin.
Diketahui, polisi langsung bergerak mencari keberadaaan tiga pelaku itu setelah beberapa jam penemuan dua mayat lelaki dalam kondisi tewas terbakar di Dusun Krajan, Desa Jatigunting, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (20/1/2019) dini hari. Selain dalam kondisi sudah terpanggang, dua mayat lelaki renta itu ditemukan bekas jeratan tali di leher korban.
Tak butuh lama, polisi berhasil menangkap tiga orang pelaku yang diduga kuat terlibat dalam kasus pembunuhan sadis tersebut. Ketiga pelaku yang ditangkap adalah M Dhofir (59) dan istrinya Nanik Purwanti (30). Satu pelaku lain bernama Zainudin (30) warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan juga dibekuk dalam kasus yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!