Suara.com - Mantan hakim cerai Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama dengan Veronica Tan, Sutaji kini diangkat menjadi Ketua Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Sutaji menggantikan Purwono Edi Santosa yang dicopot sebagai Ketua PN Semarang.
Purwono Edi Santosa dicopot karena ada kasus suap Bupati Jepara yang melibatkan hakim Pengadilan Negeri Semarang, hakim Lasito.
Sutaji dilantik oleh Ketua Hakim Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Nommy HT Siahaan, di Pengadilan Tinggi Semarang, Senin (21/1/2019). Sementara itu, Purwono Edi Santosa naik jabatan dipromosikan menjadi Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi, di Medan, Sumatera Utara.
Ketua Hakim Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Nommy HT Siahaan, mengatakan, tidak menampik jika kasus suap Bupati Jepara yang menjadi penekanan terhadap pergantian Ketua PN Semarang yang baru.
"Kita ketahui kemarin ada hakim PN Semarang yang tersangkut KPK, kepada (Ketua) yang baru supaya perlu ada pengawasan intensif dan ketat, ," kata Nommy.
Kendati demikian, Nommy juga menyatakan jika pergantian Ketua PN Semarang menjadi hal yang wajar dalam penyegaran birokrasi di lingkup lembaganya.
"Normal saja (pergantian) ini, karena beliau sudah waktunya mendapatkan promosi," ujarnya.
Nommy juga berpesan kepada Sutaji, selaku pengampu jabatan Ketua PN Semarang baru, untuk dapat melakukan pengawasan secara ketat sehingga nantinya tidak terjadi kasus yang sama.
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz