Suara.com - Abdul Manaf mengaku terkejut ketika petugas Samsat Jakarta Barat dan Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta mendatangi rumahnya di Jalan Mangga Besar IV, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (28/1/2019). Pasalnya, lelaki berusia 64 tahun itu tak mengetahui Zulkifli, nama putranya tercatat sebagai penunggak pajak mobil mewah Bentley Continental GT.
Terkait kedatangan petugas itu, lelaki renta itu mengaku tidak mengetahui sama sekali mengenai mobil mewah yang dimaksud, karena tak pernah sanggup membelinya.
"Duit dari mana beli mobil mewah gitu. Rumah saja kecil begini. Enggak ada mobil, saya sama istri juga bingung," ungkap Abdul kepada petugas.
Abdul mengaku pernah meminjamkan fotokopi KTP keluarganya termasuk sang istri, Siti Aisyah dan Zulkifli kepada orang yang tak dikenal. Meski tak mengenal orang misterius itu, Manaf mengingat peminjaman KTP itu terjadi dua tahun yang lalu.
"Dulu KTP dipinjam, dia cuma pinjam fotokopi KTP. Enggak kenal," ungkap Abdul.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pajak dan Retribusi (BPRD) DKI Jakarta Faisal Syafruddin mengatakan, mobil mewah atas nama Zulkifli telah menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mobil Bentley Continental GT keluaran 2013 senilai Rp 108.098.550.
Namun, kata dia, saat berusaha melakukan penagihan ke alamat dari STKN mobil tersebut, petugas tidak menemukan mobil mewah di rumah Zulkifli.
"Kami mendatangi lokasi memastikan dalam rangka peningkatan penerimaan PKB. Kami kaget juga yang bersangkutan tak memiliki kendaraan itu, kita sudah cek ternyata ada peminjaman KTP yang dilakukan kepada yang bersangkutan," kata Faisal di kediaman Zulkifli.
Baca Juga: Carvajal Ikut Bahagia Morata Gabung Atletico Madrid, Tapi...
Berita Terkait
-
Sidak, Petugas Terkejut Penunggak Pajak Mobil Bentley Tinggal di Gang Kecil
-
Sambangi Pemilik Porsche Cayman di Rumah Semi Permanen, Ketemunya Malah Ini
-
Aliyah Akui KTP Dipinjam Bos Suami buat Beli Porsche Cayman
-
Bentley Continental GT Terbaru Resmi Mengaspal, Dibanderol Rp8 M
-
Dinas Pajak DKI Mulai Pasang Stiker Penunggak Pajak
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap