Suara.com - Buaya di Sungai Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, kembali mengganas dan menerkam seorang warga Dusun Seranggas Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit bernama Julhaidir (41) hingga tangan korban putus.
"Kejadian itu memang benar terjadi. Korban sudah dilarikan ke rumah sakit. Kami sangat berharap ini menjadi perhatian pemerintah agar bisa ditanggulangi," kata Yansyah, seorang warga di Sampit, Jumat (1/2/2019) malam.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB saat korban mandi di Sungai Seranggas yang merupakan anak Sungai Mentaya wilayah RT 09 Desa Lempuyang. Saat itu korban mandi seperti biasanya, meski hari mulai gelap.
Buaya berukuran besar itu diduga sudah berada di sekitar tempat korban mandi. Sementara korban tidak menyadarinya. Tanpa diduga, saat tangan korban diulurkan ke sungai untuk mengambil air, tiba-tiba buaya besar muncul dan langsung menerkam tangan kiri korban.
Satwa ganas itu menarik korban hingga tubuh korban terseret ke dalam sungai. Korban berusaha sekuat tenaga melepaskan diri dari gigitan buaya yang belum diketahui jenisnya itu.
Kuatnya gigitan buaya membuat tangan kiri korban hingga bagian siku, putus diterkam buaya. Tapi saat itulah korban dengan kemampuan yang tersisa berenang hingga berhasil muncul ke permukaan sungai.
Korban berteriak meminta pertolongan dan warga pun berdatangan. Warga bergegas mengeluarkan korban dari dalam sungai sebelum buaya ganas itu muncul lagi.
Warga langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Pratama Samuda. Informasinya, korban akan dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatan penanganan lebih intensif.
Komandan Pos Jaga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah di Sampit, Muriansyah saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi terkait kejadian itu. Ini merupakan kejadian pertama serangan buaya terhadap manusia pada 2019 ini.
Baca Juga: Pelarian Bule Prancis Penyelundup Narkoba Terhenti di Hutan Pusuk
Muriansyah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berada di sungai. Masyarakat diminta menghindari beraktivitas di sungai saat hari mulai atau sudah gelap karena itu merupakan saat sangat rawan kemunculan buaya.
"Hampir setiap tahun terjadi serangan buaya terhadap manusia di Sungai Mentaya. BKSDA sudah sejak lama memasang papan pengumuman untuk mengingatkan masyarakat mewaspadai serangan buaya karena di wilayah itu terdapat habitat buaya, diperkirakan di kawasan Pulau Lepeh yang terletak di tengah Sungai Mentaya," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Bukan Kucing, Lelaki Ini Punya Buaya Peliharaan untuk Dipeluk!
-
Penemuan Ikan Berkepala Mirip Buaya Gegerkan Warga
-
Hanya Bermodal Pancing, Warga Lingga Tangkap Buaya 4 Meter
-
Lelaki 80 Tahun di Kalteng Hilang Misterius Usai Salat Magrib di Rumah
-
Titi Wati Wanita Tergemuk di Kalteng, Jebol Dinding agar Bisa Dievakuasi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus