Suara.com - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Nusa Tenggara Barat langsung melakukan pemeriksaan terhadap Dorfin Felix (35), tersangka penyelundupan narkoba asal Prancis yang tertangkap di kawasan Hutan Pusuk pada Jumat (1/2/2019) malam sekitar pukul 22.30 WITA.
Dorfin yang ditangkap dari kawasan Hutan Pusuk tiba di Mapolda NTB pada pukul 23.00 WITA dengan iringan lima kendaraan roda empat milik anggota kepolisian.
Dari iringan kendaraan yang berhenti di lapangan parkir gedung tengah Mapolda NTB, Dorfin turun dengan wajah letih dan penampilan yang lusuhnya mendapat pengawalan ketat anggota kepolisian hingga ke ruang Divisi Propam.
Pemeriksaan perdana untuk kasus pelariannya dari Rutan Polda NTB, Dorfin berada di ruang divisi propam sekitar dua jam lamanya, hingga Sabtu (2/2/2019) dini hari pukul 01.30 WITA.
Usai menjalani pemeriksaan, Dorfin digiring kembali ke rutan tempat sebelumnya ditahan, yakni di Gedung Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Polda NTB.
Persembunyian Dorfin ini berhasil terbongkar berdasarkan kerja keras anggota Satreskrim Polres Lombok Utara yang diakuinya sudah lama mengintai jejak pelariannya.
Dorfin ditangkap pada 21 September 2018, setibanya di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Praya, Lombok Tengah.
Modus penyelundupannya terbongkar ketika Dorfin menjalani pemeriksaan barang bawaan petugas Bea dan Cukai di jalur kedatangan penerbangan internasional.
Barang bukti yang diamankan dari Dorfin berupa pecahan kristal berwarna cokelat diduga narkotika jenis methylenedioxy methamphetamine (MDMA) seberat 2.477,95 gram.
Baca Juga: Kerugian Negara Akibat Korupsi Izin Tambang Supian Hadi Lebihi Kasus E-KTP
Satu bungkus besar berupa serbuk putih diduga narkotika jenis ketamine seberat 206,83 gram dan satu bungkus serbuk berwarna kuning jenis amphetamine dengan berat 256,69 gram.
Kemudian, petugas juga menyita barang diduga narkoba jenis ekstasi sebanyak 850 butir, 22 butir di antaranya berwarna cokelat berbentuk tengkorak.
Sumber: Antara
Berita Terkait
-
Sepi, Restoran Pertama Kaum Telanjang Bulat di Paris Bangkrut
-
Polisi Didesak Segera Ungkap Kaburnya Bule Prancis Penyelundup Narkoba
-
Polisi Kerahkan Pasukan Siber Buru Bule Prancis Penyelundup Narkoba
-
Potong Teralis Penjara, Bule Prancis Penyelundup Narkoba Kabur dari Rutan
-
Protes Harga BBM Naik, Artis Telanjang di Depan Istana Presiden Prancis
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs