Suara.com - Polisi telah berhasil mengungkap kasus penemuan mayat siswi berinisial RD (18) yang tewas dalam kondisi hamil di Sungai Tabalong di Desa Pudak Setegal, Kecamatan Kelua, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. Ternyata, jasad korban yang ditemukan tewas mengambang itu dihabisi seorang remaja berisnisial MR (16). Terungkapnya kasus itu, polisi kemudian meringkus MR dan menetapkan sebagai tersangka terkait kasus pembunuhan tersebut.
"Pemeriksaan tersangka MR telah kami lakukan terkait penemuan mayat wanita yang diduga hamil beberapa waktu lalu," kata Kapolres Tabalong AKBP Hardiono seperti dikutip Antara, Minggu (3/2/2019).
Korban yang sebelumnya ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa ternyata masih berstatus pelajar dan pihak keluarga RD mengenalinya dari perhiasan yang dikenakan.
Kasat Reskrim Polres Tabalong Iptu Matnur juga mengatakan korban masih di bawah umur dan mengimbau para orang tua bisa mengawasi perilaku anak agar tidak melakukan tindakan asusila.
"Kami sangat prihatin karena pelaku maupun korban masih di bawah umur karena itu para orang tua agar lebih peka terhadap gerak gerik dan perilaku anak-anaknya," jelas Matnur.
Sebelumnya, mayat RD dengan kondisi hamil ditemukan warga Desa Pudak Setegal mengambang di Sungai Tabalong. Selanjutnya jajaran Polsek Kelua melakukan penyidikan dan identifikasi korban yang ternyata warga Desa Murung Karangan Kecamatan Muara Harus.
Berita Terkait
-
Tewas Tersengat Listrik, Jasad Ahmad Menggantung di Tiang Sutet
-
Sempat Tunda Pemeriksaan, Rocky Gerung: Setiap Penundaan Ada Manipulasi
-
Digigit hingga Kepala Dipukul Batu, Yani Siksa Bayi Asuhan karena Cemburu
-
Tabloid Pembawa Pesan Muncul, BPN: Bawaslu, KPU dan Polisi Harus Adil
-
Polisi di Negara Ini Terkenal Brutal, Yuk jadi Turis yang Baik
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil