Suara.com - Dua orang pengacara dilaporkan baru saja menjadi korban penembakan oleh pelaku misterius di ruas jalan Raya Anyer, Kota Cilegon, Banten. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Salah satu korban penembakan mengaku, peristiwa itu terjadi di jembatan Jalan Raya Anyer, dekat pabrik Semen Indonesia, sekitar pukul 17.30 WIB sore.
“Kami usai bertemu klien di wilayah Anyer. Saat pulang, ada dua motor di depan kami, satu motor di samping kanan berboncengan. Satu kali tembakan di kaca kanan,” kata salah satu korban yang minta tidak disebut namanya, Minggu (3/2/2019).
Kejadian penembakan itu tidak memakan korban jiwa maupun luka. Sang supir, sempat berniat mengejar tiga motor yang diduga menembak dua pengacara itu. Namun diurungkan demi keselamatan.
Keduanya langsung melapor ke pihak kepolisian terdekat, agar segera ditangani lebih lanjut.
"Kita lapor ke Polsek KSKP Banten awalnya. Kemudian di arahkan ke Polres Cilegon," kata salah satu korban itu.
Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso membenarkan peristiwa tersebut. Namun demikian pihaknya belum menerima laporan resmi dari pihak korban.
"Orangnya (korban) sempat datang ke KSKP Banten, sempat datang tapi disuruh melapor, bilangnya mau ke sini lagi tapi pergi dan nggak balik lagi untuk melapor, seperti tergesa-gesa,” kata Rizki saat dikonfirmasi, Senin (4/1/2019).
Hingga saat ini pihak Polres Cilegon masih melacak keberadaan mobil korban untuk mendalami kejadian tersebut.
Baca Juga: Bawaslu Berencana Panggil Jokowi Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
Sumber: Bantennews.co.id
Berita Terkait
-
Bawaslu Berencana Panggil Jokowi Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
-
Jenazah Prajurit TNI Korban Penembakan di Nduga Dievakuasi ke Jayapura
-
Anggota TNI Tewas Ditembak KKB Saat Jaga Bandara di Nduga
-
Ike Nurjanah Meninggal Gantung Diri, Padahal Dua Minggu Lagi Nikah
-
Ike Nurjanah Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?