Suara.com - Ahmad Dhani, Caleg Partai Gerindra sekaligus musikus, ternyata tak melepas tanggung jawab terhadap keluarga korban kecelakaan maut putra bungsunya, Abdul Qodir Jaelani alias Dul
Hal itu diungkapkan keluarga Robby Yasser Affan, satu dari tujuh korban tewas kecelakaan maut Dul di Jalan Tol Jagorawi pada tahun 2013.
Hade, mantan istri Robby, menuturkan kepada Suara.com, Jumat (8/2/2019), manajemen Ahmad Dhani menghubunginya sesudah musikus tersebut dijebloskan ke dalam penjara.
Kepada Hade, manajemen Ahmad Dhani memastikan biaya sekolah anak mereka tetap dibayarkan.
"Tetap komunikasi dengan asistennya mas Dhani setiap bulan. Kata dia, Insyaallah lancar biaya bulanannya. Dia bilang saya tak usah khawatir meski Mas Dhani dipenjara,” jelasnya.
Hade mengapresiasi sikap Ahmad Dhani. Lagi pula, menurut Hade, Ahmad Dhani sejak dulu memunyai komitmen untuk membiayai pendidikan anak Robby.
Per bulan, Hade mendapatkan uang Rp 3,5 juta dari Ahmad Dhani untuk biaya persekolahan anaknya. Pembayaran itu per bulan tak pernah terlambat.
Alief Muhammad Belfast, putra semata wayang Robby kekinian sudah duduk di bangku SMA kelas 1. Ahmad Dhani berkomitmen membiayai persekolahan Alief sampai lulus perguruan tinggi.
Untuk diketahui, Senin (28/1/2019), Ahmad Dhani divonis hukuman 1 tahun 6 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Baca Juga: Serius Rebut Suara Jokowi di Jateng, Tim Prabowo: Mantap Njajah Ndeso
Hakim dalam putusannya menilai Ahmad Dhani terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan telah menimbulkan permusuhan individu atau kelompok tertentu akibat tulisannya di Twitter.
Seusai sidang putusan, Ahmad Dhani langsung dibawa ke Lapas Cipinang, Jakarta Timur untuk ditahan. Namun kekinian, Ahmad Dhani dipindahkan kerutan kelas I Medaeng Surabaya untuk jalani proses hukum kasus ujaran Idiot.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan