Suara.com - Menteri Agama Lukman Hakin Saifuddin enggan berkomentar banyak terkait cuitannya yang menanggapi puisi Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Politikus PPP itu meminta wartawan untuk langsung bertanya ke Fadli yang juga Wakil Ketu Umum Partai Gerindra.
"Ya tanyakan ke beliau, masa saya harus mengomentari puisi orang," kata Lukman saat dikonfirmasi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (8/2/2019).
Awalnya Menteri Lukman melalui akun twitter pribadinya @lukmansaifuddin mempertanyakan siapa yang dimaksud ‘kau’ dalam puisi terbaru Fadli Zon melalui kolom komentar.
“Pak @fadlizon yang terhormat, agar mendapatkan kejelasan, saya mohon tabayyun (klarifikasi): apakah yang dimaksud dengan ‘kau’ pada puisi tersebut adalah Simbah Kiai Maimoen Zubaer? #doayangditukar,” tulis Menag Lukman sebagaimana dikutip Suara.com, Selasa (5/2/2019).
Fadli Zon sebelumnya menciptakan puisi terbaru berjudul "Doa yang Ditukar". Puisi kontroversial ini disebut-sebut sengaja diciptakan untuk menyindir insiden Kiai Maimun Zubair alias Mbah Moen yang salah menyebut nama Prabowo saat hendak mendoakan Jokowi.
Puisi kontroversial yang diunggah ke Twitter oleh Fadli Zon ini mengundang banyak komentar dari warganet biasa, hingga pejabat publik.
Berita Terkait
-
Polemik Puisi Doa yang Ditukar, Kiai Asep: Fadli Zon Kurang Ajar
-
Fadli Zon Ungkap Alasan Ahmad Dhani Menolak Dipindahkan ke Surabaya
-
Kontroversi Puisi Fadli Zon Doa yang Ditukar, Misteri Sosok Pembegal Doa
-
Romi Balas Fadli Zon: Jangan Bawa-bawa Tuhan Jika Salat Masih Ditinggalkan
-
Fadli Zon Ungkap Sosok yang Disebutnya Pembegal Doa dalam Puisi Terbaru
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kasus Dugaan Gratifikasi Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat
-
Purbaya Akui Masih Deg-degan Meski Industri Otomotif RI Tumbuh per Juni 2026
-
Sudah Dibuka Hari Ini! Jadwal Pendaftaran Upacara di Istana 2026, Cek Link Resmi dan Cara Daftarnya
-
Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?
-
Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?
-
Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter
-
Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup
-
Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel
-
10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan
-
Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar