Suara.com - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia pada Maret 2019. Jadwal ini diambil Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar tidak bertepatan dengan bulan Ramadan.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengatakan tidak ada masalah terkait persiapan UN jika jadwalnya dimajukan. Pada tahun 2018, UN berlangsung pada bulan April dan tahun ini digelar pada Maret 2019.
"Ya, untuk menghindari (bulan) puasa, dimajukan sebelum puasa. (Dari sisi persiapannya) tidak ada masalah, semua lancar," ujar Muhadjir di Gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).
Di sisi lain, Kemendikbud menargetkan 98 persen sekolah menengah atas sudah bisa menggelar UN berbasis komputer dengan fasilitas pendukung yang memadai, salah satunya jaringan internet. Sementara untuk sekolah menengah pertama ditargetkan 80 persen.
"Nanti wilayah yang belum terjangkau internet terutama daerah jauh InsyaAllah segera dilaksanakan, tahun ini ada 3600 sekolah yang kita pasang bekerja sama dengan Menkominfo," jelasnya.
Muhadjir mengatakan daerah di Indonesia bagian timur akan menjadi fokus pembangunan fasilitas tersebut. Hal ini bertujuan agar Ujian Nasional berbasis komputer bisa dilakukan secara merata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif