Suara.com - Kubu Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno menuding, tim sukses paslon nomor undi 1 Jokowi – Maruf Amin menyebar hoaks surat pernyataan maaf M Subkhan.
Subkhan adalah lelaki yang mengaku petani dan menangis saat berkeluh kesah kepada Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.
Setelah ramai polemik jati diri Subkhan, Rabu (13/2/2019), beredar viral surat pernyataan maaf atas nama dirinya. Dalam surat itu ia mengakui menangis di hadapan Sandiaga hanyalah sandiwara yang dibuat tim sukses.
Setelahnya, Subkhan akhirnya mengakui, tak pernah membuat surat tersebut.
”Jadi mungkin ada keterlibatan kubu rival soal viral surat itu. Ini fitnah luar biasa ke Bang Sandiaga," kata Andre Rosiade, anggota tim sukses, kepada Suara.com Rabu (13/2/2019).
Ia memunyai alasan untuk melontarkan tudingan tersebut. Sebab, surat viral tersebut juga diunggah oleh Ketua Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer ke akun Instagram @immanuelebenezer.
Sebelumnya, viral surat permohonan maaf atas nama Moh Subkhan di media-media sosial. Dalam surat yang dibuat di Brebes, Rabu 13 Februari 2019 itu, Subkhan menyatakan bahwa dirinya telah menjalani skenario sesuai arahan dari timses Prabowo - Sandiaga.
Namun, seusai surat itu beredar luas dan menjadi perbincangan panas di media sosial, Subkhan langsung membantahnya.
"Saya tidak pernah melakukan sesuatu surat pernyataan, membuat surat pernyataan apapun terkait kegiatan tanggal 11 Februari itu dipaksa, demi Allah itu tidak benar dan itu fitnah," kata Subkhan melalui video.
Baca Juga: Hubungan Pelita - Stapac Memanas, Abraham: Keputusan IBL Harus Dihormati
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI